PULUNGAN – Pemerintah Desa Pulungan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) telah resmi menyepakati Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (P-APBDes) Tahun Anggaran 2026. Perubahan ini dilakukan sebagai langkah responsif terhadap penyesuaian alokasi dana dari pusat serta persiapan agenda besar desa di tahun ini.
Penyesuaian Anggaran dan Program BLT DD
Salah satu poin krusial dalam perubahan ini adalah adanya penurunan signifikan pada penerimaan Dana Desa. Jika pada tahun 2025 Desa Pulungan menerima sebesar Rp834.201.000,00, maka pada tahun anggaran 2026 ini alokasi yang diterima terkoreksi menjadi Rp303.145.000,00.
Kondisi ini berdampak pada penyesuaian program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) demi menjaga keseimbangan neraca keuangan desa:
-
Jumlah KPM: Berkurang dari 34 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi 25 KPM.
-
Nominal Bantuan: Mengalami penyesuaian dari Rp300.000,00/bulan menjadi Rp200.000,00/bulan per KPM.
"Penyesuaian ini harus kami ambil agar program desa lainnya tetap bisa berjalan secara proporsional di tengah penurunan pagu dana desa yang cukup drastis," ujar perwakilan Pemerintah Desa Pulungan.
Anggaran Khusus Pilkades 2026
Selain penyesuaian BLT, P-APBDes kali ini juga memasukkan pos Bantuan Keuangan Bersifat Khusus yang dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun Anggaran 2026. Hal ini penting guna memastikan pesta demokrasi tingkat desa tersebut berjalan aman, lancar, dan sesuai tahapan yang berlaku.
7 Prioritas Penggunaan Dana Desa 2026
Meski terjadi penurunan anggaran, Pemerintah Desa Pulungan tetap berkomitmen menjalankan 7 Prioritas Utama pembangunan, yaitu:
-
Penanganan Kemiskinan Ekstrem: Melalui penyaluran BLT DD kepada warga yang paling membutuhkan.
-
Ketahanan Iklim & Tangguh Bencana: Penguatan kapasitas desa dalam menghadapi perubahan cuaca.
-
Layanan Kesehatan Dasar: Peningkatan promosi dan penyediaan fasilitas kesehatan skala desa.
-
Ketahanan Pangan & Ekonomi: Pengembangan lumbung pangan, kemandirian energi, dan penguatan lembaga ekonomi desa.
-
Infrastruktur Padat Karya: Pembangunan fisik yang melibatkan tenaga kerja lokal untuk menambah penghasilan warga.
-
Digitalisasi Desa: Pembangunan infrastruktur teknologi informasi guna mempermudah pelayanan publik.
-
Pengembangan Potensi Unggulan: Program prioritas sektor lainnya yang bertujuan menonjolkan keunikan dan aset Desa Pulungan.
Pemerintah Desa Pulungan berharap masyarakat dapat memahami kondisi efisiensi anggaran ini dan tetap berpartisipasi aktif dalam mengawal pembangunan desa agar tepat sasaran.