Pemdes Pulungan — Euphoria Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Lapangan Juanda pada 15–16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diisi dengan sejumlah perlombaan yang melibatkan warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak-anak. Lomba tarik tambang dan balap karung menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berhasil menghadirkan suasana penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan. Kepala Desa Pulungan, Adi Kusuma, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan momentum untuk memperkuat persaudaraan dan semangat gotong royong warga.
Rangkaian perlombaan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Lomba tarik tambang yang diikuti bapak-bapak dan ibu-ibu menghadirkan persaingan yang berlangsung sengit sekaligus menghibur, sementara lomba balap karung untuk ibu-ibu dan anak-anak turut mengundang gelak tawa warga yang menyaksikan. [18/08]
Kepala Desa Pulungan, Adi Kusuma, menyampaikan bahwa semangat kebersamaan menjadi nilai utama yang ingin dibangun melalui rangkaian perayaan kemerdekaan tersebut. “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di antara seluruh warga Desa Pulungan. Menang atau kalah adalah bagian dari perlombaan, yang terpenting adalah kita dapat mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan, sportivitas, dan tetap menjaga persaudaraan,” ujarnya.
Kemeriahan tidak hanya terlihat dari peserta yang berlomba, tetapi juga dari warga yang hadir memberikan dukungan. Kehadiran berbagai kelompok usia membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Juanda menjadi ruang interaksi warga yang mempertemukan anak-anak, orang tua, hingga generasi lanjut usia dalam suasana yang cair dan penuh keakraban.
Melalui rangkaian Euphoria Kemerdekaan tersebut, Pemerintah Desa Pulungan bersama masyarakat menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk merawat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Semangat tersebut diharapkan terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga perayaan kemerdekaan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan persaudaraan warga Desa Pulungan. (nis)